•  
  • Berbagi Kebaikan Dunia Akhirat
165-pembangkangan-atas-perintah---pencipta-jagad Jumat, 07 Februari 2014 - 17:47:12 WIB
Pembangkangan atas perintah Pencipta Jagad Raya
Diposting oleh :
Kategori: Religion and Culture - Dibaca: 209591 kali

Saudara ku seiman dan seakidah, coba simak cerita singkat ini,  di suatu perusahaan besar yang bergerak dibidang jasa cukup terkenal katakanlah sebuah perusahaan pelayanan jasa pemeliharaan kendaraan, yang tentunya di perusahaan tsb terdiri dari beberapa departemen, ada seseorang pemimpin profesional  dia memimpin sebuah departemen customer service, seperti biasa setiap hari pelanggan ramai memenuhi loby untuk antre service kendaraan,salah satu departement tersibuk dengan berbagai macam keluhan dan tentunya harus ditangani dengan profesional agar customer selalu puas (satisfaction) dengan layanan perusahaan, seperti biasa pimpinan departement customer service katakanlah namanya Muhammad Amin selalu datang sebelum 30 menit sebelum jam kerja dimulai,kebiasaan ini yang dilakukan pak amin setiap hari adalah melakukan briefing untuk selalu melakukan instruksi kerja yang telah dibuat yang telah dibuat sebagai setandar pelayanan perusahaan atau SOP-SOP lainnya. Tidak seperti biasanya saat pulang dari tugas luar pak mampir ke loby untuk melihat keadaan pelayanan customer betapa terkejutnya dia melihat ada satu customer yang menunggu hampir 15 menit belum ada petugas melayanani, pak Amin coba mencari tahu apa sebenarnya terjadi, tapi tiba tiba petugas CS datang, pak Amin langsung bertanya darimana antum, abis bantu sdr Dede Pak angkat barang, kasihan pak dia sendiri, tapi kan antum punya tugas sendirikan bukankah sudah ada JOBDES masing masing, sudah jelas instruksi saya setiap pagi, tapi kan pak untuk kepentingan perusahaan juga kan, coba Adi membela untuk mendapat nilai plus dari atasannya ,heeeemmmm,,,,,,,, bukan begitucara mendapat nilai gumam pak Amin dalam hati, kamu sudah tidak melaksanakan perintah saya nilai ketaatmu yang saya minta gumamnya bukan yang lain.

 

Sdrku seiman dan seakidah, cerita diatas menggambarkan cara seseorang menambah nambah atau merubah aturan yang dianggapnya baik tapi sebenarnya tidak punya nilai dimata atasan. hal seperti ini sudah tidak aneh dimasyrakat kita terutama dibidang ibadah, banyak bentuk ibadah yang dilakukan yang tidak punya dasar hukum sama sekali, bukankah Nabi Besar Muhammad SAW telah berpesan ketika beliau melakukan Haji wada terakhir pada waktu dipadang Arafah " Hai sekalian Manusia aku tinggal kepada kalian 2 perkara yang apabila kamu semua berpegang kepada niscaya kamu tidak akan pernah Tersesat " inilah warisan terakhir nabi sebelum meninggal dunia.

Sdrku seiman dan seakidah ibadah apapun harus mengikuti yang telah diperintahkan oleh ALLAH SWT melalui Rasullullah SAW yaitu AL Quran dan Hadist sesuai yang telah dicontohkan Rasullullah SAW, artinya yang tidak sesuai dengan contoh beliau tidak punya nilai sama sekali dimata ALLAH SWT bahkan ancamannya adalah NERAKA, Jadi janganlah beribadah sesuka hati kita karena menambah nambah perkara dalam agama adalah sesat, dan yang sesat dineraka tempatnya.sangat muda beribadah kita tidak dituntut harus Genius IQ tinngi, kita hanya disuruh penurut atau dalam bahasa akademik Texbooks, tanpa perlu banyak mikir tak perlu matematik, kita tidak diberikan hak Oleh ALLAH SWT untuk merubahperintahNYA, Nabi Besar MUHammad SAW pun tak berani merubah rubah perintah ALLAH, Nabi hanya Menyampaikan itu Tugas Nabi di utus kedunia seperti di jelaskan pada QS An NajM 2-4, sekarang malah manusia lebih pintar dari pada NABI Muhammad SAW, coba renungkan. Sdrku !!!!!!!!!!

 Salah satu contoh kecil bentuk pembangkangan kita terhadap ALLAH SWT ( Sang Pencipta Jagad Raya) melalui RassulNYA Muhammad SAW dalam salah satu hadistnya Intinya adalah Perintah Untuk memanjangkan Janggut dan memendekan Kumis, namun apa yang terjadi pada diri kita malah sebaliknya bahkan kita mencemooh orang yang berjanggut dianggap Teroris, kambing dsb, belum penggunaan celana, bukankah ALLAH SWT memerintahkan kepada umat manusia melalui RasullNYA Muhammad SAW  untuk memendekan celana panjang hingga diatas mata kaki, eh malah di cemooh banjir.  ikuti terus pembangkangan Terhadap ALLAH SWT

Salah satu hadist yang jelas damblang dari HR AL-Bukhari dan Muslim : Man ah dasa pi amrina haaza maa laisa minhu amruna  pahua raddun " Barang siapa mengerjakan suatu amal yang tidak ada dasarnya dalam urusan (agama)kami, maka amalnya tertolak

Jelas sekali  saudarakau coba renungkan!!!!!!!!

 



Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)